;
Tampilkan postingan dengan label Christo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Christo. Tampilkan semua postingan

Berita Tenis: Christo Mampu Rebut Emas SEA Games


Berita Tenis: Christo Mampu Rebut Emas SEA Games. Pelatih Pelatnas tenis Bonit Wiryawan optimistis Christopher Rungkat mampu merebut medali emas pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang, 11-25 November mendatang. Bonit mengatakan, kualitas permainan Christo terus mengalami kemajuan dalam beberapa bulan terakhir, kendati fisiknya masih perlu disempurnakan.


"Christo adalah salah satu petenis terbaik di Pelatnas saat ini, selain Albert Sie. Peluang dia untuk lolos final dan merebut emas SEA Games cukup terbuka," katanya usai menyaksikan final turnamen "PGN Men’s Future and Women’s Circuit 2011", Minggu (5/6/11).


Pada turnamen seri kedua ini, Christo kembali merebut gelar juara setelah mengalahkan petenis Jepang Arata Onozawa 7-6 (5), 7-6 (5). Ini gelar keduanya setelah menjadi jawara pada seri pertama di Jakarta pekan lalu.


Bonit mengatakan, sejak Maret lalu, Christo telah mengikuti serangkaian turnamen internasional future secara beruntun selama lima pekan di India dan Thailand. Setelah berlaga pada tiga seri future di Jakarta dan Surabaya, selanjutnya Christo dijadwalkan mengikuti turnamen serupa di Jepang selama dua pekan.


"Keikutsertaan di sejumlah turnamen internasional ini merupakan bagian untuk memantapkan persiapan dia dan sejauh ini hasilnya sudah lumayan bagus," ujar Bonit.


Mantan petenis nasional ini mengakui persaingan merebut medali emas SEA Games tidak mudah, karena Thailand dan Filipina juga memiliki kekuatan yang patut diperhitungkan.


"Selain kedua negara itu, Kamboja juga sudah mulai bangkit dan beberapa petenisnya juga sering mengikuti turnamen internasional," katanya.


Selain Christo, saat ini terdapat enam petenis lain yang bergabung di Pelatnas proyeksi SEA Games 2011, yakni Albert Sie, Sunu Wahyu Trijati, Seno Hartono Suwandi, Wisnu Adi Nugroho, Aditya Hari Sasongko, dan David Agung. Menurut Bonit, empat petenis yang menjadi skuad inti Merah Putih akan diputuskan pada akhir Juli mendatang.


"Selain melakukan evaluasi dari berbagai turnamen, kami rencananya juga mengadakan semacam simulasi. Yang jelas, semua petenis masih punya peluang masuk tim inti," tambahnya.


Pada SEA Games 2011 mendatang, PB Pelti menargetkan tim tenis bisa menyumbangkan minimal dua medali emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan, baik di perorangan maupun beregu putra dan putri.


Hasil PGN Men's Future and Women's Circuit Christo, Jessy, dan Sandy ke Semifinal

Hasil PGN Men's Future and Women's Circuit Christo, Jessy, dan Sandy ke Semifinal. Christopher Rungkat, Jessy Rompies, dan Sandy Gumulya lolos ke babak semifinal Perusahaan Gas Negara Men’s Future and Women’s Circuit International Tennis Tournament dengan mengalahkan lawan masing-masing pada babak perempat final di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya, Surabaya, Jumat (3/6).

Christo , unggulan ketiga tunggal putra, sempat kehilangan set pertama sebelum kemudian menang 6-7 (4), 6-2, 6-2 atas Wan Gao (China). Jessy, yang juga unggulan pertama tunggal putri, mengungguli Xuanshou Ou dari China 6-2, 6-4. Sementara unggulan kedua tunggal putri Sandy menyisihkan Nadia Abdala, unggulan keenam dari Meksiko, 6-1, 5-7, 6-4.

Sejak tampil pada turnamen seri pertama Men’s Future di Jakarta minggu lalu Christo baru kali ini kehilangan satu set. Turnamen di Surabaya ini merupakan seri kedua dari tiga turnamen yang digelar Sportama, perusahaan promotor olahraga.

"Di set pertama saya banyak tertekan sehingga permainan saya tidak berkembang. Saya coba menampilkan permainan tempo tinggi dan ternyata lawan suka . Karena itu pada set kedua tempo permainan saya turunkan. Seperti Anda lihat saya banyak melancarkan backhand slice, dan ternyata dia tidak suka,” tutur Christo.

Selain menurunkan tempo, Christo juga berupaya memperbaiki servis pertamanya. Dengan taktik inilah Christo dapat meredam petenis China itu dalam dua set berikutnya. “Lapangan di sini permukaannya memantulkan bola dengan cepat. Tidak mudah bermain di lapangan yang cepat seperti ini. Namun, bagi saya tidak ada alasan bermain di mana pun saya harus siap agar dapat meraih gelar juara,” ujar Christo yang merupakanj juara pada seri pertama minggu lalu.

Pada babak semifinal Christo menghadapi unggulan pertama Mark Verryth dari Australia. Verryth di babak perempat final menang 7-5, 6-2 atas petenis Indonesia Seno Hartono.

Babak semifinal tunggal putra lainnya mempertemukan dua pemain Jepang, Arata Onozawa dengan Kento Takeuchi. Onozawa unggulan kedua di babak perempat final menang atas finalis seri pertama Richrad Becker (Jerman). Petenis Jerman ini mengundurkan diri saat kedudukan 4-2, karena kelelahan. Sedangkan Takeuchi menyisihkan petenis Thailand, Warit Sornbutnark, 7-6 (4), 6-0.

Di bagian putri Jessy di babak semifinal menghadapi pemain China bukan unggulan, Kai-Lin Zhang, yang di perempat final menang 7-6 (2), 7-6 (10) atas pemain kualifikasi dari China, Ai wen Zhu. Sementara Sandy bertemu unggulan ketiga Lin Zhu dari China yang di babak perempat final menang 6-3, 6-3 atas unggulan ketujuh Zi Yang (China).

Pada nomor ganda pasangan Indonesia/Thailand unggulan kedua, Weerapat Doakmaiklee/Christopher Rungkat bertemu Liang-Chi Huang/Bowen Ouyang (Taiwan/China) di babak final. Weerapat/Christo di semifinal menyisihkan ganda Indonesia, Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati 6-0,6-3. Sementara Huang/Ouyang menang 6-4, 6-4 atas unggulan ketiga Taiwan, Cheng-Peng Hsieh/Hsin-Han Lee.

Pada ganda putri terjadi final sesama pasangan Indonesia, Jessy Rompies/Grace Sari Ysidora melawan Sandy Gumulya/Cynthia Melita. Jessy/Grace di semifinal menang atas Voni Darlina/Aldila Sutjiadi (Indonesia) 7-5, 1-1.

Pasangan Voni/Aldila mengundurkan diri karena Aldila terkena bola di bagian matanya. Beruntung hantaman bola itu tidak mengakibatkan cedera berarti.

Sementara Sandy/Cynthia di semifinal menang 4-6, 6-4, 10-5 atas pasangan China/Indonesia, Xuangshou Ou/Laili Rahmawati Ulfa.

Peliculas Online