;
Tampilkan postingan dengan label Singkarak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Singkarak. Tampilkan semua postingan

Berita BalapSepeda: Tour de Singkarak Juga Untuk Evaluasi Tim Indonesia di SEA Games


Berita BalapSepeda: Tour de Singkarak Juga Untuk Evaluasi Tim Indonesia di SEA Games. Tour de Singkarak (TdS) 2011 sekaligus akan menjadi ajang evaluasi bagi penghuni pelatnas balap sepeda Indonesia yang dipersiapkan untuk berlaga di SEA Games tahun ini di Jakarta dan Palembang.


Ketua Umum PB ISSI Phenny Tanjung mengatakan, TdS dianggap layak untuk dijadikan ajang evaluasi karena memiliki jalur yang menantang. Bahkan dia menganggap sejumlah etape di TdS lebih berat apabila dibandingkan lokasi berlatih Pelatnas di Subang, Jawa Barat.


"Pasti akan ada degradasi, karena memang ini sudah direncanakan. Setelah ajang ini saya ingin tim terbentuk seratus persen, dari sebelumnya sekitar tujuh puluhan pembalap menjadi hanya lima puluh," tegas Phenny kepada wartawan di paddock Tim Nasional Prima dan Muda TdS 2011, Senin (6/6/2011).


Untuk TdS 2011, dari sekitar 70 pembalap yang berlatih di Timnas hanya 20 orang yang diturunkan. Itupun dibagi menjadi beberapa tim, yaitu 10 orang tergabung atas nama Tim Nasional Prima dan Muda, serta sisanya membela sejumlah klub asalnya.


Akan dilakukannya degradasi atlet penghuni pelatnas juga disampaikan pelatih khusus trek Roni Yahya. Mantan pembalap sepeda nasional yang pernah menghuni peringkat dua Asia ini menegaskan, degradasi akan dilakukan khususnya pada atlet specialisasi trek.


"Untuk itu saya sudah sampaikan ke pembalap, tunjukkan penampilan terbaik kalian, karena ini juga sebagai evaluasi atas apa yang sudah dilakukan di Pelatnas," tegas Roni kepada detiksport.


Selain degrarasi, Roni juga mengungkapkan, TdS 2011 juga akan dijadikan sebagai evaluasi untuk melihat progres atas pelatnas balap sepeda yang sudah dimulai sejak 7 Februari lalu.


"Kami akan lihat juga, bagaimana speed dan kemampuan fisik ditunjukkan atlet. Kami ingin hasilnya terus meningkat," tandasnya.


Secara terpisah salah satu atlet pelatnas Usman Ali mengatakan, dia baru mengetahui rencana adanya degradasi atlet pasca gelaran TdS. Meski demikian dia mengaku tak gentar dan siap menunjukkan yang terbaik untuk penampilannya.


"Di sini rute bisa dikatakan lebih baik dari lokasi Pelatnas, kalau memang dijadikan evaluasi tentu akan sangat bagus. Saya siap untuk tampil dengan kemampuan terbaik saya," kata Usman.


Jelang Tour de Singkarak 2011 Balap Sepeda Plus Kesenian Sumbar

Jelang Tour de Singkarak 2011 Balap Sepeda Plus Kesenian Sumbar. Event balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2011 disambut antusias oleh masyarakat setempat. Untuk menyemarakkannya, 12 Kota/Kabupaten yang akan dilalui bahkan sudah mempersiapkan kesenian daerah masing-masing.

Kota Padang yang menjadi lokasi pembukaan sekaligus start, saat ini tengah mempersiapkan pekan budaya. Sementara di Kota Pariaman yang akan menjadi persinggahan akhir di etape II telah menyiapkan Rumah Tabuik untuk menggelar kesenian menyambut kedatangan pembalap.

"Semuanya berdasarkan kesepakatan mereka masing-masing. Mereka memang sangat antusias dengan balapan tahun ini, karena memang event ini juga memiliki tujuan promosi wisata," terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Burhasman Boer kepada detiksport, Jumat (3/6/2011).

Masih di Kota Pariaman, Burhasman menambahkan, saat keberangkatan etape III pembalap akan diiringi dengan tradisi monyet memanjat pohon kelapa di sepanjang jalur yang dilalui.

Sambutan kesenian daerah juga tengah dipersiapkan oleh Kabupaten Tanah Datar, yang merupakan lokasi finis untuk etape VI. Keseluruhan pembalap akan dipersilakan menikmati makan basamba atau bersama di Istana Basa Pagaruyung, yang di saat bersamaan juga disuguhkan kesenian Talempong Pacik, Cimuntu, kesenian tradisional dari Sungayang Andaleh Baruh Bukik, Gandang Tabuah dan Tari Gelombang.

"Pokoknya di 12 daerah itu akan ada kesenian berbeda yang ditampilkan," tandas Burhasman.

TdS 2011 akan diikuti oleh 234 pebalap dari 15 tim/negara yang meliputi Jepang, China, Iran, Indonesia, Filipina, Australia, Malaysia, Belanda, Inggris, China Taipei, Selandia Baru, Irlandia, Rusia, Kyrgistan dan Spanyol. Khusus peserta dari dalam negeri akan terbagi dalam 10 tim, yang meliputi sejumlah klub profesional dan tim nasional balap sepeda.

Ke-234 pembalap tersebut akan bertarung menaklukkan 7 etape, yaitu kawasan Kota Padang sebagai pembuka, Padang-Sicincin-Pariaman (etape II); Pariaman-Bukittinggi (III); Bukittinggi-Lembah Harau (IV); Payakumbuh-Sawahlunto (V); Sawahlunto-Istana Basa Pagaruyung (VI A); Istana Basa Pagaruyung-Padang Panjang (VI B); Padang Panjang-Danau Kembar (VII A); dan Danau KeVII B).

Peliculas Online